Jam layanan: 07:30-15.00 (Senin-Kamis) dan 7:30-15:30 (Jumat)
  • Home
  • Jurnal
  • Abstrak Konsentrasi Logam Berat Dan Rradioaktif Alami Dalam Rumput Laut Di Perairan Sekitar Pulau Panjang, Banten

Abstrak Konsentrasi Logam Berat dan Rradioaktif Alami Dalam Rumput Laut di Perairan Sekitar Pulau Panjang, Banten

Chapter 2015 with 406 download times

Authors

,June Mellawati,Niken Hayu Danti,Sevi Sawestri,

Berdasarkan  Perda Provinsi Banten No. 2 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Banten terkait rencana pengembangan  PL TN Banten, BATAN  dan pemerintah  daerah tel ah melakukan  studi tapak   di   wilayah   calon   tapak   Pulau  Panjang,   Kecamatan    Bojonegara,   Kabupaten    Serang,   Banten. Permasalahannya di perairan laut sekitar Pulau Panjang tersebut ditemukan beberapa spesies rumput laut yang diperkirakan  mampu   menyerap   sejumlah   logam   dan   unsur   radioaktif.  Penelitian   ini   bertujuan  untuk mengetahui  spesies rumput laut yang hidup di perairan sekitar Pulau Panjang, Banten, serta kandungan  logam berat  dan unsur  radioaktifnya   sebelum  pembangunan   PLTN.  Data  ini  diperlukan  sebagai  informasi  dasar pengembangan   kawasan   untuk   calon  tapak   PLTN   terkait  penyusunan   dokumen   lingkungan   (Amdal). Penelitian  ini meliputi  pengambilan  sampel,  identifikasi sampel  rumput  laut di 3  lokasi yang berbeda, serta penentuan   logam  berat   dan  unsur  radioaktif  menggunakan   teknik   aktivasi   netron.   Dari  penelitian   ini ditemukan   5    spesies  rumput   laut,  yaitu  Eucheuma   alvarezii   (Doty),  Sargassum   duplicatum,   Graci/aria salicornia,   Padina   australis  dan  Ulva  lactuca.  Rumput  laut  tersebut mengandung   logam  berat  dengan konsentrasi  bervariasi,  yaitu Fe 221,75-6500,62  mg/kg,  Zn  17,79-126,99  mg/kg,  Co 2,05-9,66  mg/kg dan Cr 4,32-26,50  mg/kg berat kering.  Selain  itu, rumput  laut tersebut juga  mengandung  unsur radioaktif alami 238U dan 232Th  dengan  konsentrasi  bervariasi,  yaitu  masing-masing  berkisar  0-2,94  Bq/kg  dan  0,99-4,89  Bq/kg berat  kering.  Dari  kelima  spesies rumput  laut tersebut,  Ulva lactuca  merupakan  spesies  yang paling  tinggi mengandung  logam berat Cr, Zn, Fe dan unsur radioaktif alami Uranium dan Thorium.

Kata kunci: logam berat, radioaktif, rumput laut, tapak PLTN, Pulau Panjang, Banten.