Jam layanan: 07:30-15.00 (Senin-Kamis) dan 7:30-15:30 (Jumat)
  • Home
  • Penyuluh Perikanan Satminkal Brppupp Gencar Kawal Program Prioritas Kementerian Kelautan Dan Perikanan

Penyuluh Perikanan Satminkal BRPPUPP Gencar Kawal Program Prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan

Penyuluh Perikanan gencar kawal program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan. Melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya dan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam-Jambi, bantuan pemerintah yang disalurkan berupa sarana dan prasarana budidaya ikan lele dan/atau ikan nila sistem bioflok. Paket bantuan budidaya ikan sistem bioflok merupakan salah satu inovasi teknologi yang diperkenalkan Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada masyarakat sebagai salah satu solusi menghadapi tantangan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan kedepan yang diharapkan dapat menjadi salah satu pengungkit ekonomi masyarakat khususnya pembudidaya.

Dalam proses penetapan calon penerima bantuan pemerintah, Penyuluh Perikanan Satminkal BRPPUPP berperan mulai dari identifikasi calon penerima bantuan yaitu kelompok pembudidaya ikan, membantu dan mendampingi calon penerima bantuan pemerintah dalam penyusunan dokumen persyaratan administrasi, persyaratan teknis, dan persyaratan lokasi, melakukan input data calon penerima bantuan melalui laman www. satudata.kkp.go.id, melakukan pendampingan pelaksanaan identifikasi dan verifikasi calonpenerima bantuan pemerintah bersama dengan Pokja Pusat/Pokja UPT yang dilakukan secara luring atau daring.

Pemberian bantuan kolam bioflock kali ini dilaksanakan di halaman Dinas Pertanian Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan turut diinisiasi melalui Hj. Sri Kustina selaku Anggota DPR RI KOMISI IV sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten PALI serta diberikan langsung oleh Bupati PALI yaitu Ir. H. Heri Amalindo, M.M.

Adapun penerima Paket Bantuan Sarana dan Prasarana Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok Tahun 2022 yaitu (1) Pokdakan Mustika Farm (Pesantren Latansa) Kelurahan Handayani Mulya, (2) Pokdakan Usaha Bersama 1 Desa Betung, serta (3) Bantuan Calon Induk Ikan Gurame 200 ekor untuk Pokdakan Karya Mandiri di Kelurahan Talang Ubi Utara.

Terdapat beberapa pertimbangan tersendiri dalam proses pengusulan pondok pesantren sebagai penerima bantuan pemerintah diantaranya pemenuhan gizi santri secara mandiri dilingkungan pondok pesantren, terciptanya ekonomi pesantren berbasis perikanan budidaya lele/nila dengan sistem bioflok, membekali santri dengan seperangkat pendidikan keterampilan hidup dalam bidang budidaya ikan, bentuk dukungan dalam menggalakan jiwa kewirausahaan dan berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian terutama dikalangan kaum santri khususnya dilingkungan pondok pesantren.

Setelah paket bantuan pemerintah telah diterima, proses pendampingan penyuluhan perikanan tak berhenti sampai disana. Penyuluhan rutin berupa bimbingan teknis, manajemen usaha kepada penerima bantuan pemerintah, membantu memfasilitasi kemudahan akses terhadap pengadaan sarana produksi, teknologi, pasar, permodalan usaha, dan mitra bisnis maupun penguatan kegiatan lainnya untuk keberlanjutan usaha pembudidayaan ikan, hingga membantu penerima bantuan pemerintah dalam membuat laporan pemanfaatan bantuan pemerintah yang telah diterima (24/7/2022).

 

 

Sumber : Maharani, A.Md (Penyuluh Perikanan Satminkal BRPPUPP wilayah Kabupaten PALI), Zela Dwijayanti, S. Pi dan Rafiq Fitriadi, S. Pi (Penyuluh Perikanan Bantu Satminkal BRPPUPP wilayah Kabupaten PALI), Chindya Lucky Pratiwi, S.Pi, Hazrul Fajar, S.Pi, Dian Eka Puteri Panesti, S.Kel (Pendamping Petugas Teknis Kelautan dan Perikanan (PPTKP) PROVINSI SUMSEL)

Naskah/ Admin : Suwinda Pratama, S.St.Pi

Editor : Rully Ismanto, S.Si